🚪 KEBAIKAN-KEBAIKAN YANG MELIMPAH DI BALIK MUSIBAH
(1-3)
➡ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
*مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُصِبْ مِنْهُ*
🌴 *“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan baginya maka Allah akan menimpakan kepadanya musibah.”*[HR. Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyalallaahu’anhu]
✅ Diantara Kebaikan Musibah:
1) Besarnya nikmat Allah ta’ala kepada seorang muslim yang tertimpa musibah, yaitu pahala yang melimpah apabila dihadapi dengan kesabaran.
➡ Allah ta’ala berfirman,
*إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَاب*ٍ
🌴* “Hanyalah orang-orang yang sabar itu pahala mereka tanpa batas.”* [Az-Zumar: 10].
➡ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
*إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ فَمَنْ رَضِىَ فَلَهُ الرِّضَا وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السَّخَطُ*
🌴 *“Sesungguhnya besarnya pahala tergantung besarnya ujian. Dan sesungguhnya Allah ta’ala apabila mencintai suatu kaum maka Allah timpakan kepada mereka musibah, barangsiapa ridho dengannya maka Allah pun ridho kepadanya, barangsiapa yang marah dengannya maka Allah pun marah kepadanya.”* [HR. At-Tirmidzi dari Anas bin Malik radhiyallahu’anhu, Shahihul Jami: 2110]
2) Dosa-dosa pun berguguran.
➡ Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda,
*مَا يُصِيبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ ، وَلاَ وَصَبٍ ، وَلاَ هَمٍّ ، وَلاَ حُزْنٍ ، وَلاَ أَذًى ، وَلاَ غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلاَّ كَفَّرَ اللَّهُ بِهَا مِنْ خَطَايَاهُ*
🌴 *"Tidak ada musibah apa pun yang menimpa seorang muslim, apakah keletihan, penyakit, kegalauan, kesedihan, kezaliman, sakit hati, sampai duri kecil yang menusuknya, kecuali dengan sebab itu Allah ta'ala akan menghapus kesalahan-kesalahannya."* [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Sa'id Al-Khudri dan Abu Hurairah radhiyallaahu ta'ala 'anhuma].
3) Hingga ia menghadap Allah ta’ala tanpa dosa sedikit pun.
➡ Rasululllah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
*مَا يَزَالُ الْبَلاَءُ بِالْمُؤْمِنِ وَالْمُؤْمِنَةِ فِى نَفْسِهِ وَوَلَدِهِ وَمَالِهِ حَتَّى يَلْقَى اللَّهَ وَمَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ*
🌴 *“Tidak henti-hentinya musibah menimpa seorang mukmin dan mukminah pada dirinya, anaknya dan hartanya, sampai ia berjumpa dengan Allah tanpa dosa sedikit pun.”* [HR. At-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 2280].